Jumat, 30 Desember 2011

Kecerdasan Emosional mempengaruhi Kecerdasan Intelektual

Seorang yang dikatakan cerdas apabila ia dapat bereaksi secara logis dan mampu melakukan sesuatu yang berguna terhadap apa yang dialami di lingkungannya. Sebelumnya para ahli perkembangan manusia menemukan kecerdasan yang sifatnya kognitif atau dikenal dengan istilah kecerdasan intelektual sebagai kecerdasan yang mutlak. Kecerdasan intelektual atau dikenal dengan IQ (Intelligence Quotient) adalah kemampuan seseorang dalam beradaptasi dengan lingkungan dengan menggunakan akal sehat sehingga dalam hal ini berhubungan dengan pemahaman seseorang. Karena itu, pada saat itu teori kesuksesan individu diukur dari sejauh mana IQ dimiliki seseorang. Bila Individu memiliki IQ yang tinggi, ia pun memiliki harapan untuk sukses dibanding dengan individu yang memiliki IQ yang rendah.
Namun, lambat laun teori itu menjadi perdebatan di antara ahli-ahli psikologi perkembangan. Pada kenyataannya, individu yang memiliki IQ yang tinggi tidak selalu sukses, malah sebaliknya, di mana individu yang memiliki IQ menengah bahkan rendah mampu meraih sukses dengan sempurna. Sepertinya, dalam kasus tersebut terdapat kejanggalan. Dan, kejanggalan tersebut disikapi sepenuhnya oleh Daniel Goleman, yakni seorang ahli psikologi perkembangan dari Universitas Havard, Amerika Serikat.
Coleman memaparkan beberapa hasil penelitiannya mengenai kecerdasan lain dalam kejiwaan manusia, dalam bukunya yang berjudul Emotional Intelligence yang diterbitkan pada tahun 1995. Ia mengatakan bahwa koordinasi suasana hati adalah inti dari hubungan sosial yang baik. Apabila seseorang pandai menyesuaikan diri dengan suasana hati individu yang lain, orang tersebut akan memiliki tingkat emosionalitas yang baik dan akan lebih mudah menyesuaikan diri dalam pergaulan sosial serta lingkungannya. Beliau juga mengatakan bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan lebih yang dimiliki seseorang dalam memotivasi diri, ketahanan dalam menghadapi kegagalan, mengendalikan emosi dan menunda kepuasan, serta mengatur keadaan jiwa.
Dengan kecerdasan emosional tersebut seseorang mampu menempatkan emosi secara tepat, memilah kepuasan. dan mengatur suasana hati.
Lambat laun teori kecerdasan emosional ini pun disempurnakan oleh ahli psikologi perkembangan tepatnya pada tahun 1999, yakni oleh Cooper dan Sawaf. Mereka berpendapat bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan merasakan, memahami, dan secara selektif menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi dan pengaruh yang manusiawi. Di dalam kecerdasan emosi menuntut penilikan perasaan, untuk belajar mengakui, menghargai perasaan pada diri dan orang lain. Selain itu, mampu menanggapinya dengan tepat, menerapkan secara efektif energi emosi dalam kehidupan sehari-hari.
Di tahun yang sama, dua orang ahli perkembangan juga memiliki pendapat mengenai kecerdasan emosional. Dua orang ahli tersebut bernama Howes dan Herald. Mereka juga berpendapat bahwa kecerdasaan emosional merupakan komponen yang membuat seseorang menjadi pintar menggunakan emosi. Emosi manusia berada di wilayah dari perasaan lubuk hati, naluri yang tersembunyi, dan sensasi emosi, bila diakui dan dihormati, kecerdasaan emosional menyediakan pemahaman yang lebih mendalam dan lebih utuh tentang diri sendiri dan orang lain.
Dari pendapat-pendapat para ahli di atas, dapatlah disimpulkan bahwa kecerdasan emosional menuntut manusia agar dapat mengembangkan kemampuan emosional dan kemampuan sosialnya. Kemampuan emosional sendiri meliputi sadar akan keadaan emosi diri sendiri, kemampuan mengelola emosi, kemampuan memotivasi diri, dan kemampuan menyatakan perasaan kepada orang lain.
Apabila ditinjau lebih dalam, ternyata terdapat tiga unsur yang pokok mengenai kecerdasan emosional, yakni mengenai kecakapan pribadi (mengelola diri sendiri), kecakapan sosial (menangani suatu hubungan) dan keterampilan sosial (kepandaian menggugah tanggapan yang dikehendaki orang lain). Ketiga unsur pokok inilah yang membentuk kecerdasan emosional secara utuh.

Kamis, 29 Desember 2011

Save our animal


                    Dia yang terbang di langit biru



            Dia yang bergelantungan antara dahan dengan cerianya
Dia pemakan daging yang liar, antara petualangan yang penuh keberanian dan tantangan

Minggu, 25 Desember 2011

Planet menggelinding

Guruku: Siapa yang bisa menjawab, akan mendapat hadiah. Coba planet apa yang   mengelinding?

Me and friend: ???

Guruku: Ngga ada yang tahu ya? Ok, Ibu jawab. Yaitu Planet URANUS

Someone: URANUS bu

Guruku: -___- Tadi Ibu kan sudah beri tahu.

Jumat, 23 Desember 2011

Ngaji


Assalamu’alaikum

Ustadz: Bagaimana cara kita memberi salam kepada sesama muslim?

Nabila : Good Evening moeslim

Ustadz : -____-

Kamis, 22 Desember 2011

For all Mother in World

Selamat Hari Ibu. Terima kasih atas kasih sayang Ibu. Dari aku lahir, sampai sekarang ini. I love Mom :*


Rabu, 21 Desember 2011

Something be Special

From my best friend in Virginia. Cedar cute. Thank you friends :D


Happy Anniversary

Assalamu’alaikum
Hei. Hei, hei. Sabar kalau mau minta tanda tangan, sabar ya. Antri yang rapi biar ngga rusuh, okay. Dan jangan cubit pipi kanan kiri dong, aku tau kalian gemes ke aku….BLA BLA BLA #Abaikan.
So, kali ini aku mau cerita tentang…….. Nanti ajah deh, aku mau minum dulu HAUS. Nah sekarang udah engga haus. HOREEE #abaikan.
Visitor or reader’s, tadi pagi aku bangun pagiii banget dari biasanya. Yaitu jam 03.30 Aku bingung harus ngapain bangun pagi jam segitu. Soalnya tidur lagi itu ngga bisa. Yaudah deh, kebetulan banget hari ini tuh My Friend ulang tahun yang ke 11. Aku langsung hidupin lampu ruang tamu. Pergi ke suatu tempat, dimana surge kertas berada.
Tau – tau, pas aku mau balik lagi ke kamar, eh ada kertas tebal warna cream, biru dan pink nyangkut di tangan. Alhamdulillah yea, kertasnya udah jinak #lebay mode on.
Trus aku ke meja belajar. Menulis kata – kata ucapan, member hiasan, memotong, melipat, memasukkan dalam amplop, dan yang terakhir memakaikan baju berbahan dasar kertas mika. Jadi dh. Kartu ucapan sederhana dariku. Sebenarnya sih, aku nge-foto kartu itu. Tapi kartunya malu – malu  kucing. Yaudah deh, aku langsung kasih ke teman ku yang bernama Nisa.
HAPPY BIRTHDAY :D
Wait my next entri

Sepeda

Assalamu’alaikum

Reader’s sekarangkan aku lagi libur sekolah, jadi ngga sekolah #yaiyalah. Jadi tadi pagi tuh aku naik sepeda bareng temenku keliling kota gitu. Nah trus, kita kan ngelewati pedesaan yang asri banget. Enak deh pokoknya buat dipandang.
Tapi disana banyak temurunan dan sungai. So, kita harus hati – hati banget. Kalau ngga entar nyemplung dong. HAHAHAHA. Jadi kami pada asal naik sepeda karena sok jago. Apalagi aku HAHAHAHA. Zigzag waktu ngelewati temurunan. Alhasil, GUBRAGG TINGG. Yah, aku malah berpose santai di tanah berumput dan ada semennya sedikit.
Sebenarnya lumayan sakit sih. Tapi karena asyik, dibawa Happy aja. HAHAHA. Tapi yang parah, sepeda yang ku pakai malah lecet. Dan, sepeda itu bukan milikku. Melainkan milik kakakku. Aku langsung kasih P3k ke sepeda biar ngga patah tulang. Kan kasian dia lecet – lecet #Abaikan.
Dua jam setelah itu. Kakakkua biasa – biasa aja ke aku. Dan engga ada tanda – tanda marah, loh! :D
Wait my next entri :D

Selasa, 20 Desember 2011

First Entri


Assalamualaikum WR.WB
Hai Hai… Ini dia nih entri pertama yang ditunggu keluar :D. Jadi bahas apa nih. Aku juga bingung #aneh mode on. Okay menurut aku sih to do point aja menceritakan hari – hariku yang penuh senyum pelangi. Antara suka, duka, dan persahabatan.
Tapi engga enak juga sih kalo to do point. Jadi..?. Be Quiet aja ya #yahhh… Pada demo nih. Okay okay tenang. Sabar, orang cantik mau lewat #lebay . HAHAHAHA.. Okay aku akan ……….#pada serius baca ya?
Selesai. Tunggu ya entri berikutnya. #para readers kecewa berat. Hehee.. Ngga serius kok.
Okay udah tau namaku kan?. Namaku Taylor swift. Eh bukan, udah ganti. Namaku Ella. Nama panjangnya Ellaaaaaa. Udah puas? :D HAHAHAHA. #Abaikan.
Okay, lain waktu kita ketemu lagi ya Bye :*
Wait my next entri